Ads
Ads

Ketua DPRD Bontang Apresiasi 114 Penari di Ajang Budaya

Bontang – Semangat melestarikan budaya Nusantara terus tumbuh di tengah masyarakat Kota Bontang. Hal itu terlihat dari antusiasme 114 penari yang ambil bagian dalam Lomba Tari Kreasi Nusantara di kawasan Taman Adipura, Bontang Kuala. Kegiatan tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, karena dinilai mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal sekaligus mencintai seni budaya.

Perlombaan yang berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Bontang. Sebanyak 24 kelompok tari mengikuti kegiatan yang digagas Forum RT Zona Darat Bontang Kuala tersebut. Kehadiran peserta dari berbagai kelompok usia menunjukkan bahwa seni tradisional masih memiliki tempat di tengah perkembangan zaman.

Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, memberikan apresiasi terhadap kepedulian masyarakat yang terus berupaya menghadirkan kegiatan positif bagi anak-anak dan pelajar. Menurutnya, perlombaan seni bukan sekadar ajang menunjukkan kemampuan menari, melainkan juga sarana memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi penerus.

Ia menilai keterlibatan anak-anak dan pelajar menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan seni budaya. Apalagi, perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat membuat generasi muda memiliki semakin banyak pilihan kegiatan dan hiburan.

“Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan seni menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan budaya, agar tetap dikenal dan diminati di tengah perkembangan zaman,” ucapnya, Minggu (1/11/2026).

Bagi Andi Faizal, kegiatan yang memberikan ruang kepada generasi muda untuk berkarya perlu terus mendapat perhatian. Melalui aktivitas seni, anak-anak tidak hanya memiliki kesempatan mengembangkan bakat, tetapi juga belajar mengenai kerja sama, kedisiplinan, kreativitas, dan penghargaan terhadap keberagaman budaya Indonesia.

Kehadiran 114 penari dalam satu kegiatan juga memperlihatkan besarnya potensi pengembangan seni pertunjukan di tingkat masyarakat. Antusiasme tersebut menjadi modal penting untuk menjaga agar kegiatan budaya tidak hanya berlangsung pada momentum peringatan hari jadi daerah, tetapi juga dapat menjadi aktivitas yang berkelanjutan.

Menariknya, Lomba Tari Kreasi Nusantara ini memiliki perjalanan yang berawal dari kegiatan masyarakat dalam lingkup RT.08 Bontang Kuala. Seiring berjalannya waktu, kegiatan tersebut berkembang hingga melibatkan lebih banyak peserta dan kelompok usia.

Perkembangan itu menunjukkan bahwa inisiatif sederhana dari lingkungan masyarakat dapat tumbuh menjadi kegiatan yang memiliki manfaat lebih luas. Dukungan dan partisipasi warga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan acara sekaligus memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat.

Selain menghadirkan perlombaan tari, penyelenggara juga menggelar Creative Market yang melibatkan 40 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran kegiatan ekonomi tersebut menambah manfaat penyelenggaraan acara karena memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada pengunjung.

Andi Faizal berharap kegiatan yang memadukan pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat dapat terus dilaksanakan. Menurutnya, aktivitas semacam ini memiliki manfaat yang tidak hanya dirasakan peserta lomba, tetapi juga masyarakat sekitar dan pelaku usaha.

“Lewat kegiatan ini, masyarakat bisa tetap saling menjaga silaturahmi antar sesama. Serta membangun perekonomian di wilayah Bontang,” pungkasnya.

Melalui penyelenggaraan Lomba Tari Kreasi Nusantara, Ketua DPRD Bontang tersebut berharap semangat masyarakat dalam menjaga warisan budaya terus berkembang. Keterlibatan generasi muda, dukungan warga, serta partisipasi pelaku UMKM menjadi gambaran bagaimana kegiatan seni dapat memberikan manfaat bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Kota Bontang. (Adv/DPRD/Bontang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *