Ads

Bupati Sidoarjo Turun Langsung Dampingi Warga Disabilitas

Sidoarjo – Seperti denyut nadi yang tak boleh berhenti, perhatian pemerintah terhadap warganya terus mengalir hingga ke pelosok desa. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH, M.Kn, turun langsung ke Kecamatan Sukodono untuk memastikan warga disabilitas dan kelompok rentan mendapatkan perhatian nyata, bukan sekadar janji.

Kunjungan yang berlangsung pada Sabtu (25/4/2026) ini menyasar sejumlah desa, termasuk Desa Kebonagung. Dalam kegiatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan kursi roda serta paket sembako bagi penyandang disabilitas, lansia, dan warga kurang mampu. Ia juga menyoroti kondisi seorang anak disabilitas berusia 10 tahun yang membutuhkan pendampingan intensif, sekaligus memerintahkan tenaga kesehatan untuk melakukan pemantauan rutin minimal seminggu sekali melalui Pustu setempat.

“Kunjungan di Desa Kebonagung Sukodono ini kita memberikan bantuan kursi roda bagi anak kita yang usia 10 tahun yang sedang sakit. Kita sudah perintahkan terutama petugas kesehatan maupun visitor di wilayah tersebut untuk mengecek kondisi anak kita ini minimal satu minggu sekali melalui Pustu, sehingga perkembangannya bisa terus dipantau,” ujarnya.

Selain bantuan fisik, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan pendampingan medis berupa fisioterapi sesuai kebutuhan anak tersebut. Subandi menekankan pentingnya keteguhan keluarga dalam merawat anak dengan kondisi khusus, seraya mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan moral.

“Tadi kita sampaikan kepada keluarga agar tetap kuat dan sabar, terutama dalam merawat adinda Anindyta. Kita akan bersama-sama memberikan doa dan semangat kepada keluarga,” katanya.

Menurutnya, pendekatan langsung ke masyarakat merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan maksimal. Ia bahkan menegaskan bahwa tidak ada kata libur ketika masyarakat masih membutuhkan kehadiran pemimpin di lapangan.

“Hari ini pemerintah turun memperhatikan yang ada di lapangan. Kita bisa memberikan kursi roda sekaligus bantuan bedah rumah. Meski di waktu libur, kita tetap turun karena saya ini pernah menjadi kepala desa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Mharta Wara Kusuma, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat berdasarkan hasil survei lapangan. Beragam alat bantu seperti kursi roda standar, kursi roda CP, alat bantu dengar hingga alat bantu gerak lainnya disalurkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, menambahkan bahwa pihaknya terus memperkuat deteksi dini dan pemantauan gangguan tumbuh kembang anak melalui posyandu dan puskesmas. Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam proses penyembuhan.

“Pesan kami kepada orang tua, tetap kuat, jangan putus harapan, dan jangan menunda pengobatan. Anak perlu didampingi dengan kasih sayang dan kontrol teratur,” terangnya.

Di sisi lain, bantuan yang diberikan mendapat sambutan haru dari keluarga penerima. Jumati Rohma, ibu dari Anindyta, mengaku sangat terbantu dengan adanya kursi roda yang memungkinkan anaknya beraktivitas lebih leluasa.

Kegiatan ini ditutup dengan peninjauan pembangunan infrastruktur di Desa Plumbungan sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan daerah. Langkah ini menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya pada aspek sosial, tetapi juga pembangunan fisik yang berkelanjutan.

Upaya jemput bola ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang menyentuh langsung masyarakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *