Ads
Ads

Kukar Tak Ingin Beasiswa Sekadar Bantu Biaya Kuliah, Kebutuhan Tenaga Profesional Jadi Pertimbangan

KUKAR – Program beasiswa Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai diarahkan untuk menjawab dua persoalan sekaligus, yakni keterbatasan ekonomi masyarakat dalam mengakses pendidikan dan kebutuhan tenaga profesional di daerah.

Pendekatan tersebut diterapkan melalui dua skema dalam Program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik, yaitu bantuan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan beasiswa tematik berdasarkan kebutuhan sumber daya manusia (SDM).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setkab Kukar, Fathul Alamin, menjelaskan kedua skema itu memiliki sasaran yang berbeda.

Bantuan pendidikan ditujukan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi. Penentuan penerimanya menggunakan basis data masyarakat tidak mampu sebagai salah satu acuan.

“Kalau bantuan pendidikan itu base-nya adalah data masyarakat tidak mampu,” ungkap Fathul.

Sementara itu, beasiswa tematik dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan tenaga kerja profesional di lingkungan daerah.

Pemerintah tidak sekadar melihat siapa yang membutuhkan bantuan, tetapi juga bidang keahlian apa yang masih diperlukan untuk mendukung pembangunan Kukar.

Fathul Alamin mencontohkan kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya dokter, yang dapat menjadi dasar pembukaan program beasiswa tematik.

Jika daerah masih kekurangan tenaga dokter, pemerintah dapat mengarahkan dukungan pendidikan melalui beasiswa pada bidang kedokteran.

“Misalkan contoh, ada kekurangan tenaga kesehatan dokter, kita buka tematik untuk beasiswa kedokteran,” terangnya.

Pola tersebut membuka peluang agar kebijakan beasiswa terhubung langsung dengan kebutuhan pembangunan daerah. Pendidikan yang ditempuh penerima diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga dapat membantu memenuhi kekurangan tenaga profesional di Kukar.

Meski demikian, efektivitas skema tematik nantinya sangat bergantung pada ketepatan pemetaan kebutuhan SDM. Pemerintah perlu memastikan bidang yang diprioritaskan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelayanan publik dan sektor pembangunan.

Selain itu, kepastian jenjang pendidikan yang dapat dibiayai melalui skema tematik, termasuk kemungkinan untuk S2 dan S3, masih perlu diperjelas.

Dengan pendekatan tersebut, beasiswa Kukar Idaman Terbaik diharapkan tidak berhenti sebagai program bantuan biaya kuliah, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk memperkuat kualitas SDM daerah. (Adv/ Diskominfo Kukar/Ndy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *