TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berharap kegiatan olahraga yang melibatkan lintas instansi dan masyarakat dapat berkembang menjadi gerakan bersama untuk membudayakan pola hidup sehat. Salah satu upaya yang didorong adalah memperluas jangkauan kegiatan lari santai dan senam bersama agar semakin banyak warga bisa berpartisipasi.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat membuka Easy Run dan Senam Bersama Adhyaksa Runners di Tenggarong, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kukar berkolaborasi dengan Bankaltimtara Cabang Tenggarong.
Sebanyak 120 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari lingkungan Kejari Kukar, pegawai Bankaltimtara, perwakilan instansi pemerintah, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum.
Sejumlah pejabat daerah turut meramaikan kegiatan, termasuk Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, Ketua DPRD Kukar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar, serta Kepala Cabang BRI Tenggarong.
Aulia menilai olahraga bersama dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebugaran. Menurutnya, aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin perlu didukung dengan kegiatan yang menarik dan mampu melibatkan berbagai kelompok masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kejari Kukar yang telah menggagas kegiatan tersebut bersama Bankaltimtara Cabang Tenggarong.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Kajari yang sudah menginisiasi kegiatan ini. Kita bermimpi kegiatan ini bisa dilaksanakan lebih besar lagi,” kata Aulia.
Menurutnya, jumlah peserta pada pelaksanaan perdana ini dapat menjadi titik awal untuk mengembangkan kegiatan serupa dengan skala yang lebih luas. Ia berharap penyelenggaraan berikutnya mampu menarik lebih banyak komunitas dan warga, sehingga manfaat olahraga bersama dapat dirasakan secara lebih merata.
Sebagai bahan referensi, Aulia turut menyinggung kegiatan olahraga yang diselenggarakan BAYAN di Balikpapan. Model kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi inspirasi untuk mengembangkan acara olahraga yang lebih besar dan melibatkan partisipasi masyarakat.
Selain menjaga kesehatan, kegiatan semacam ini juga dinilai memiliki nilai sosial karena mempertemukan berbagai unsur dalam suasana informal. Interaksi antara pemerintah, aparat penegak hukum, sektor perbankan, komunitas, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kebersamaan di daerah.
Pemkab Kukar pun mendorong agar kegiatan olahraga bersama tidak berhenti pada satu pelaksanaan, melainkan terus dikembangkan dengan cakupan peserta yang lebih luas. (Adv/Diskominfo/Kukar/Ndy).



