BONTANG — Tak perlu antre dan meninggalkan sekolah. Puluhan siswa SMK Negeri 1 Bontang mendapat kemudahan mengurus identitas kependudukan melalui layanan jemput bola yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bontang, Rabu (7/10/2026).
Melalui program Dukcapil Goes To School, petugas Dukcapil bersama Tim Kecamatan langsung menyambangi sekolah untuk melayani perekaman biometrik KTP elektronik (KTP-el) sekaligus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Hasilnya cukup signifikan. Sebanyak 59 siswa usia pemula berhasil melakukan perekaman biometrik KTP-el.
Kepala Disdukcapil Kota Bontang melalui Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Mohamad Karnadi, mengatakan layanan tersebut sengaja dilakukan dengan mendatangi sekolah untuk memudahkan pelajar yang telah memasuki usia pemula dalam memenuhi administrasi kependudukannya.
“Dukcapil Goes To School ini kami lakukan untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada siswa, khususnya yang sudah memasuki usia pemula untuk melakukan perekaman KTP elektronik,” ujar Karnadi.
Menurutnya, layanan jemput bola menjadi salah satu cara Dukcapil memperluas akses pelayanan administrasi kependudukan. Siswa tidak harus datang satu per satu ke kantor pelayanan karena petugas dapat langsung hadir di lingkungan sekolah.
Layanan juga menyasar guru dan siswa melalui aktivasi IKD. Kehadiran layanan digital tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengenal dan memanfaatkan identitas kependudukan berbasis digital.
Bagi siswa usia pemula, perekaman KTP-el menjadi tahapan penting karena identitas tersebut nantinya dibutuhkan untuk berbagai keperluan administrasi.
Karnadi berharap pelayanan langsung ke sekolah dapat membantu mempercepat cakupan perekaman sekaligus mendorong kesadaran pelajar agar tidak menunda pengurusan dokumen kependudukan.
“Harapannya kegiatan seperti ini bisa membantu siswa mendapatkan dokumen kependudukan dengan lebih mudah,” jelasnya.
Dengan pola jemput bola tersebut, Dukcapil Bontang terus membawa pelayanan administrasi kependudukan lebih dekat kepada masyarakat.
Di SMKN 1 Bontang, puluhan pelajar pun tak lagi harus menunggu datang ke kantor Dukcapil. Dalam satu kunjungan, 59 siswa berhasil menjalani perekaman biometrik KTP-el.
(ADV/Bontang).



