BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), menggulirkan program Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Tahun 2026 dengan melibatkan 323 peserta.
Program yang dibiayai penuh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang, ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru.
Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengatakan bahwa program pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, peningkatan kompetensi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, maupun peluang usaha yang dapat dikembangkan secara mandiri.
“Melalui pelatihan berbasis unit kompetensi ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan saja, tetapi juga menguasai keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja,” ucapnya, Selasa (27/10/2026).
Tak hanya itu, program ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha sendiri. Dengan bekal keterampilan yang memadai, peserta diharapkan mampu menciptakan sumber penghasilan baru, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Sehingga Andi Faizal turut mendorong Disnaker Bontang, agar pelaksanaan program peningkatan kompetensi tersebut diiringi dengan inovasi yang mampu, mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Salah satu langkah yang dapat dikembangkan adalah membangun bank data tenaga kerja yang memuat informasi mengenai keterampilan, sertifikasi, dan kualifikasi pencari kerja. Dengan sistem tersebut, perusahaan diharapkan lebih mudah menemukan kandidat sesuai kebutuhan.
“Keberadaan bank data juga dapat membantu pemerintah memetakan kompetensi tenaga kerja lokal, sehingga program pelatihan berikutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja,” tambahnya.
Melalui pelatihan yang melibatkan 323 peserta ini, Pemkot Bontang berharap semakin banyak warga memiliki keterampilan yang kompetitif, memperoleh kesempatan kerja, serta mampu membangun usaha mandiri.
Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal, tetapi juga memperluas kesempatan kerja dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Bontang. (ADV/DPRD/Bontang).



