KUKAR – Pelaksanaan Gerakan Etam Mengaji (GEMA) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai diarahkan pada penguatan pengawasan di lingkungan birokrasi. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan diminta memastikan kegiatan tersebut berjalan secara berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, mengatakan pemerintah kabupaten melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program tersebut, termasuk melalui laporan dari masing-masing kecamatan.
Laporan camat menjadi salah satu instrumen untuk mengetahui sejauh mana kegiatan GEMA dilaksanakan di wilayah masing-masing.
Menurut Sunggono, program tersebut bukan kegiatan tambahan yang bisa dijalankan hanya ketika ada agenda tertentu. Pelaksanaannya merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia.
“Pada prinsipnya kegiatan ini merupakan amanat yang harus dilaksanakan. Jadi, sudah menjadi kewajiban bagi seluruh OPD untuk menjalankannya,” kata Sunggono di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Jumat (6/11/2026).
Selain aktivitas mengaji di lingkungan pemerintahan, Pemkab Kukar juga memantau kegiatan keagamaan lainnya, termasuk Gerakan Safari Subuh.
Sejumlah kecamatan telah secara intensif menyampaikan laporan mengenai perkembangan pelaksanaan kegiatan tersebut kepada pemerintah kabupaten.
Sunggono menjelaskan, GEMA memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar mengajak masyarakat membaca Al-Qur’an. Program ini juga mendorong proses belajar, memahami kandungan, menghayati, hingga menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pendekatan tersebut, GEMA diharapkan dapat berkembang menjadi budaya keagamaan, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.
Program ini merupakan salah satu dari 17 Program Dedikasi dalam visi Kukar Idaman Terbaik. Pelaksanaannya berkaitan dengan misi kedua pembangunan daerah, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berakhlak mulia, unggul, dan berbudaya.
Pengawasan secara berjenjang diharapkan membuat pelaksanaan GEMA lebih terukur dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. (Adv/ Diskominfo Kukar/Ndy).



