Ads

Pemkot Bontang Dorong Pemuda Jadi Motor Pembangunan

Bontang – Energi perubahan itu bernama pemuda. Semangat itulah yang digaungkan dalam kegiatan talkshow optimalisasi peran organisasi kepemudaan yang digelar Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf), Selasa (14/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dispoparekraf ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, yang juga hadir sebagai narasumber utama. Turut mendampingi Kepala Dispoparekraf Eko Mashudi serta diikuti oleh para ketua organisasi kepemudaan dari berbagai wilayah di Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Agus Haris menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pembangunan sekaligus mitra penting bagi pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa organisasi kepemudaan tidak boleh sekadar menjadi pelengkap, tetapi harus tampil aktif sebagai pelaku utama dalam berbagai program pembangunan.

“Pemuda harus menjadi motor penggerak sekaligus mitra strategis pemerintah. Organisasi kepemudaan tidak boleh hanya menjadi pelengkap, tetapi harus tampil sebagai aktor utama pembangunan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program inovatif. Di antaranya pengembangan taman teknologi serta program sosial kemasyarakatan yang melibatkan peran aktif generasi muda.

Selain itu, Agus Haris mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan, persatuan, serta kepatuhan terhadap regulasi dalam setiap aktivitas organisasi. Menurutnya, soliditas organisasi menjadi kunci dalam menciptakan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dispoparekraf Eko Mashudi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada regulasi kepemudaan serta selaras dengan visi pembangunan daerah “berbenah”. Dengan komposisi sekitar 59 persen penduduk Kota Bontang merupakan kalangan pemuda, potensi ini harus dimaksimalkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan ide-ide kreatif.

Talkshow ini juga menjadi ruang dialog bagi organisasi kepemudaan untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta strategi dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Kolaborasi antara pemerintah dan pemuda dinilai sebagai faktor penting dalam menciptakan inovasi yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bontang berharap generasi muda dapat semakin berperan aktif, tidak hanya sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga sebagai penggerak utama yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *