Bontang – Di tengah kebutuhan layanan kesehatan yang cepat dan tepat, sebuah langkah nyata hadir dari Pemerintah Kota Bontang. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, secara resmi menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans kepada pengurus Masjid Terapung Darul Irsyad Al Muhajirin, Kelurahan Loktuan, Rabu (15/4/2026).
Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir. Kegiatan tersebut turut dihadiri Pj Sekretaris Daerah Akhmad Suharto, jajaran kepala OPD, serta pengurus takmir dan jamaah masjid.
Dalam sambutannya, Neni menegaskan bahwa ambulans tersebut diperuntukkan sepenuhnya bagi kebutuhan warga, terutama dalam kondisi darurat medis yang membutuhkan penanganan cepat. Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan fasilitas agar dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang.
“Kami berharap mobil ambulans ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga yang membutuhkan. Saya juga berpesan kepada pengurus agar melakukan perawatan rutin agar unit ini selalu dalam kondisi prima saat diperlukan,” ujarnya.
Selain itu, Wali Kota menyampaikan harapannya agar Masjid Terapung Darul Irsyad Al Muhajirin tidak hanya menjadi ikon wisata religi, tetapi juga berkembang sebagai pusat peradaban umat. Ia mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid melalui kegiatan ibadah berjamaah dan memperkuat ukhuwah islamiyah.
Dalam kesempatan tersebut, Neni juga menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi tekanan fiskal, komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas. Hal ini diwujudkan melalui berbagai program bantuan sosial yang terus berjalan, termasuk bagi anak yatim piatu, masyarakat prasejahtera, penyandang disabilitas, hingga lansia.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Terapung, Andi Hasanuddin Akmal, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Bontang. Ia menyebut bantuan ambulans ini sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini mengharapkan adanya fasilitas transportasi medis yang memadai.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan masyarakat sekitar, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat,” ungkapnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pelayanan kesehatan di wilayah Loktuan semakin meningkat, sekaligus memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial bagi masyarakat.



