Ads
Ads

Pengurus KORPRI Kukar Dilantik, Layanan ASN Diperkuat

Kukar – Babak baru kepengurusan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dimulai dengan komitmen memperkuat pelayanan dan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN). Organisasi ini bersiap memperluas jangkauan layanan melalui pembentukan unit kepengurusan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kukar sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kukar, Sunggono, seusai pengukuhan kepengurusan masa bakti 2026–2030 di Aula Bappeda Kukar, Kamis (29/10/2026). Pengukuhan tersebut juga dirangkai dengan Pergantian Antar Waktu (PAW) Pengurus Daerah Badan Pembina Olahraga KORPRI Kukar masa bakti 2023–2028.

Sunggono menjelaskan, kepengurusan yang baru memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan berbagai program positif sekaligus menghadirkan inovasi pelayanan yang lebih dekat dengan kebutuhan anggota.

Menurutnya, penguatan organisasi menjadi langkah penting agar keberadaan KORPRI semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh ASN, baik yang bertugas di lingkungan pemerintah kabupaten maupun di wilayah kecamatan.

“Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman pengurus lama yang telah memberikan kontribusi terhadap kemajuan KORPRI di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi pengurus sebelumnya dalam membangun organisasi. Sunggono berharap berbagai capaian yang telah dirintis dapat menjadi fondasi bagi kepengurusan baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama dalam memastikan seluruh anggota memperoleh akses pelayanan organisasi secara merata.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena anggota KORPRI tersebar di berbagai perangkat daerah dan kecamatan. Tanpa struktur kepengurusan yang menjangkau unit kerja, komunikasi antara organisasi dan anggota berpotensi belum berjalan optimal.

“Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan anggota, saya juga memohon maaf kepada seluruh anggota KORPRI Kabupaten Kutai Kartanegara yang mungkin belum sepenuhnya kami jangkau dan belum mendapatkan pelayanan maksimal,” kata dia.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Sunggono menyiapkan pembentukan unit Dewan Pengurus KORPRI pada setiap OPD dan kecamatan. Langkah ini diharapkan mampu memperpendek jalur koordinasi sekaligus mempermudah penyampaian aspirasi anggota.

Keberadaan unit kepengurusan tersebut nantinya diharapkan menjadi penghubung antara ASN di masing-masing lingkungan kerja dengan pengurus KORPRI tingkat kabupaten.

Dengan pola organisasi yang lebih dekat, berbagai kebutuhan anggota dapat diidentifikasi secara lebih cepat sehingga tindak lanjut pelayanan bisa dilakukan secara efektif.

“Langkah awal yang akan kita lakukan adalah membentuk unit Dewan Pengurus KORPRI di seluruh OPD dan kecamatan. Mudah-mudahan dengan cara tersebut, pelayanan kami kepada teman-teman anggota KORPRI bisa lebih maksimal,” jelasnya.

Selain memperluas pelayanan, kepengurusan baru juga diarahkan untuk memberikan perhatian terhadap kesejahteraan anggota. KORPRI diharapkan tidak sekadar menjadi wadah berhimpun bagi ASN, tetapi turut menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan dalam kehidupan dan lingkungan kerja.

Penguatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun organisasi yang lebih responsif terhadap aspirasi aparatur pemerintah daerah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, yang memimpin pengukuhan kepengurusan, menyampaikan harapannya agar KORPRI Kukar semakin berkembang sebagai organisasi yang mampu mengakomodasi kebutuhan anggota.

Ia menilai keberlanjutan program yang telah berjalan baik perlu dijaga, sembari memperkuat fungsi organisasi sebagai ruang komunikasi dan penyampaian aspirasi ASN.

“Kita berharap pengurus yang baru bisa melanjutkan program-program yang sudah berjalan dengan baik. Sehingga, KORPRI tidak hanya menjadi ruang untuk berhimpun, tetapi juga menjadi ruang harapan bagi anggota KORPRI. KORPRI harus mampu mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan ASN,” ungkapnya.

Sri juga menekankan pentingnya kontribusi KORPRI dalam mendukung terbentuknya aparatur pemerintah yang profesional dan berintegritas.

Menurutnya, organisasi yang mampu memahami kebutuhan anggotanya akan memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.

Di sisi lain, pengukuhan PAW Pengurus Daerah Badan Pembina Olahraga KORPRI Kukar turut menjadi perhatian. Pembinaan olahraga dinilai perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari aktivitas positif bagi ASN.

Terlebih, agenda Pekan Olahraga KORPRI dijadwalkan berlangsung pada pekan berikutnya. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menemukan atlet-atlet potensial dari kalangan aparatur pemerintah.

Para atlet yang menunjukkan kemampuan terbaik berpeluang menjadi bagian dari pembinaan olahraga untuk memperkuat kontingen Kalimantan Timur pada ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) KORPRI.

“Kita berharap bisa mendapatkan bibit-bibit terbaik untuk mewakili Kalimantan Timur di Pornas KORPRI,” pungkasnya.

Melalui kepengurusan periode 2026–2030, KORPRI Kukar diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata dalam pelayanan, kesejahteraan, dan pembinaan anggota. Pembentukan unit pengurus hingga tingkat kecamatan menjadi langkah awal untuk mewujudkan organisasi yang semakin dekat dengan ASN sekaligus mendukung peningkatan profesionalisme aparatur di Kutai Kartanegara. (Adv/Kukar/Diskominf/Ndy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *