TENGGARONG – Dukungan anggaran pendidikan bagi kalangan santri di Kutai Kartanegara (Kukar) mencapai Rp6,591 miliar pada 2026. Dana tersebut dialokasikan untuk membiayai program beasiswa bagi 2.197 santri dari berbagai jenjang pendidikan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengungkapkan bahwa penerima bantuan ditetapkan berdasarkan data yang dihimpun dan disampaikan Kementerian Agama (Kemenag) kepada pemerintah daerah.
“Untuk tahun ini, ada 2.197 santri yang mendapat beasiswa dari pemerintah daerah dengan total anggaran kurang lebih Rp6,591 miliar,” ujar Sunggono, Kamis (22/10/2026).
Alokasi dana tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah dalam mendukung keberlangsungan pendidikan di lingkungan pesantren. Selain itu, program beasiswa diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar bagi peserta didik yang menempuh pendidikan di lembaga pendidikan swasta.
Keterlibatan Kemenag dalam penyediaan data penerima menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menentukan sasaran bantuan. Dengan demikian, program ini diarahkan agar dukungan anggaran dapat menjangkau santri sesuai dengan data yang telah dihimpun.
Sunggono berharap beasiswa tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Kukar.
“Dukungan melalui program beasiswa ini semoga dapat membantu kebutuhan pendidikan santri sekaligus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pesantren,” tandasnya. (Adv/Diskominfo/Kukar/Ndy).



