SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperluas kesempatan pendidikan tinggi bagi generasi muda melalui sejumlah program beasiswa. Salah satunya adalah dukungan bagi 50 mahasiswa asal Kutai Timur untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi unggulan Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi.
Hal itu disampaikannya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (14/9/2026).
Menurut Mulyono, program beasiswa pendidikan tinggi menjadi salah satu langkah strategis untuk memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah melanjutkan pendidikan di kampus berkualitas.
“Yang terakhir adalah beasiswa reguler untuk anak-anak Kutai Timur sebanyak 50 orang supaya bisa kuliah di perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Ada UI, UGM, dan lain sebagainya,” kata Mulyono.
Ia menjelaskan, program tersebut telah menjadi bagian dari kebijakan pengembangan pendidikan daerah sejak beberapa tahun terakhir.
Selain beasiswa reguler, pada 2026 pemerintah daerah juga mengembangkan kerja sama pendidikan tinggi dengan Sampoerna University.
“Program tersebut membuka kesempatan bagi calon mahasiswa asal Kutai Timur untuk memperoleh dukungan pembiayaan pendidikan melalui skema kerja sama,” ujarnya.
Mulyono menyebutkan, terdapat pembagian dukungan pembiayaan antara pemerintah daerah dan pihak perguruan tinggi.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas pilihan pendidikan tinggi bagi pelajar Kutai Timur, termasuk kesempatan memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih kompetitif.
Menurutnya, peningkatan akses pendidikan tinggi tidak hanya bertujuan menambah jumlah lulusan sarjana, tetapi juga mempersiapkan generasi muda menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Hal ini menjadi penting mengingat Kutai Timur merupakan salah satu daerah dengan potensi sumber daya alam yang besar sehingga membutuhkan tenaga kerja terampil dan berpendidikan.
Secara nasional, pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi juga menjadi bagian dari agenda pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Peningkatan kualitas pendidikan diharapkan dapat memperkuat daya saing tenaga kerja sekaligus memperluas kesempatan generasi muda berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Mulyono menambahkan, dukungan pendidikan tinggi bagi masyarakat Kutai Timur dilaksanakan melalui sejumlah program dengan mekanisme pembiayaan yang berbeda.
Karena itu, koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam memastikan program dapat berjalan sesuai ketentuan.
“Melalui pengembangan beasiswa reguler dan kerja sama perguruan tinggi, Pemkab Kutim berharap semakin banyak putra-putri daerah memiliki kesempatan menempuh pendidikan berkualitas,” tutupnya.
Program tersebut sekaligus menjadi investasi jangka panjang pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan Kutai Timur. (ADV/Kutim).


