Ads

Wartawan Sidoarjo Bersama YDSF Tebar Kepedulian Jelang Lebaran

Sidoarjo – Ramadan di Sidoarjo bukan sekadar tentang ibadah, tetapi juga tentang merajut kepedulian. Di tengah suasana menjelang Idulfitri, para jurnalis setempat menunjukkan bahwa profesi mereka tak hanya menyampaikan kabar, tetapi juga menghadirkan harapan.

Juru Warta Sidoarjo bersama Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) menggelar aksi sosial dengan membagikan puluhan paket sembako dan bingkisan Lebaran pada Rabu (18/03/2026) hingga Kamis (19/03/2026). Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat kurang mampu, seperti duafa, janda, anak yatim, serta beberapa jurnalis yang tengah sakit. Kegiatan ini menjangkau sejumlah wilayah, di antaranya Tanggulangin, Gedangan, Wonoayu, Buduran, hingga Tulangan, termasuk penyaluran di kantor bersama Perumtas Grabagan.

Loetfi, jurnalis dari Duta Masyarakat (duta.co), menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun semangat berbagi di tengah masyarakat, terutama di bulan penuh berkah.

“Kegiatan berbagi sembako dan paket Lebaran ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta membantu meringankan beban kaum duafa, janda, dan anak yatim, termasuk dua rekan sejawat (jurnalis) yang sedang sakit,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya bernilai bantuan materi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan antarjurnalis dan masyarakat. Menurutnya, solidaritas seperti ini penting untuk terus dijaga dan dikembangkan agar manfaatnya semakin luas.

Manajer Pendayagunaan YDSF Sidoarjo, Baihaqi, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara komunitas dan lembaga sosial.

“Kolaborasi ini bukan sekadar berbagi bantuan, namun juga menghadirkan kepedulian agar saudara-saudara kita dapat merasakan kebahagiaan menjelang Idulfitri. Kami mengucapkan terima kasih kepada Juru Warta dan para donatur atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin,” katanya.

Respons haru datang dari para penerima bantuan. Awi, jurnalis Sinar Pos yang sedang sakit, mengaku terharu atas perhatian rekan-rekannya.

“Saya sangat tersentuh atas kunjungan dan perhatian rekan-rekan jurnalis, karena membuat saya merasa dihargai dan didukung,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Muktar (63), warga Randegan, serta Sriwahyuni (62), janda asal Desa Karangbong, Gedangan. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang dinilai sangat membantu kebutuhan menjelang Lebaran.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih kuat di tengah masyarakat. Menjelang Idulfitri, aksi kecil seperti ini mampu menghadirkan kebahagiaan besar bagi mereka yang membutuhkan, sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berbagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *