TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengarahkan pengembangan pendidikan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak berhenti pada peningkatan gelar akademik. Program beasiswa S2 dan S3 diharapkan mampu menjawab kebutuhan kompetensi di lingkungan pemerintahan.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono Kusno, menegaskan pendidikan lanjutan bagi ASN harus memiliki keterkaitan dengan bidang tugas dan kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD).
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi penting untuk mendukung pelayanan publik. Namun, program pendidikan juga perlu dirancang agar hasilnya dapat dirasakan langsung oleh organisasi pemerintahan.
Hal tersebut disampaikan Sunggono setelah pengukuhan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kukar periode 2026–2031 di Kantor Bappeda Kukar, Kamis (29/10/2026).
Pemkab Kukar memiliki program beasiswa pendidikan jenjang magister dan doktor yang menjadi bagian dari program dedikasi Kukar Idaman Terbaik.
Program tersebut telah berjalan sejak tahun sebelumnya. Adapun jumlah penerima disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta kemampuan anggaran daerah.
Sunggono menekankan, ASN yang menempuh pendidikan lanjutan perlu memilih bidang studi yang relevan dengan pekerjaan dan kebutuhan instansinya.
“Yang paling penting, pendidikan yang dituju itu linier dengan kebutuhan organisasi pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia menilai, kesesuaian bidang pendidikan menjadi salah satu faktor penting agar pengembangan kompetensi ASN dapat mendukung peningkatan kinerja pemerintahan.
“Jadi, prioritasnya berorientasi pada kebutuhan SDM di masing-masing OPD,” timpalnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa arah pengembangan pendidikan ASN di Kukar tidak hanya berkaitan dengan kesempatan melanjutkan studi, tetapi juga kebutuhan tenaga yang memiliki kompetensi sesuai bidang kerja.
Di tengah tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin kompleks, pemerintah daerah membutuhkan aparatur dengan kemampuan yang relevan untuk menjalankan fungsi pemerintahan.
Karena itu, program beasiswa diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi penguatan kapasitas birokrasi, bukan sekadar fasilitas pendidikan bagi individu.
Pemkab Kukar berharap peningkatan pendidikan ASN mampu memberikan kontribusi terhadap kualitas pelayanan, efektivitas kerja, serta kemampuan organisasi dalam menjalankan program pembangunan. (Adv/ Diskominfo/Kukar/Ndy).



