Ads
Ads

Camat Telen Ungkap 15 Perusahaan di Wilayahnya, Gotong Royong Perbaiki Jalan untuk Warga

SANGATTA — Camat Telen, Margawaty, mendorong kolaborasi antara pemerintah kecamatan, perusahaan, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Di tengah keterbatasan anggaran dan kondisi akses jalan yang belum seluruhnya memadai, sebanyak 15 perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Telen disebut turut memberikan dukungan terhadap kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Margawaty saat diwawancarai di stan Pameran Kecamatan Telen dalam rangka Expo HUT ke-27 Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Senin (12/10/2026), di Lapangan Heliped Bukit Pelangi.

Menurut Margawaty, perusahaan-perusahaan di wilayahnya memiliki bidang usaha yang beragam, mulai dari perkebunan kelapa sawit, kehutanan, hingga pertambangan. Keberadaan perusahaan tersebut menjadi salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan daerah.

“Ada 15 perusahaan. Ada yang kayu, ada yang sawit, ada yang tambang,” ungkap Margawaty.
Ia menjelaskan, dukungan perusahaan tidak hanya diharapkan melalui program tanggung jawab sosial, tetapi juga melalui kerja sama konkret ketika masyarakat menghadapi persoalan infrastruktur.

Salah satu contohnya adalah perbaikan Jalan Gunung Giting. Margawaty mengatakan, ketika akses tersebut membutuhkan penanganan, pemerintah kecamatan mengumpulkan perusahaan-perusahaan untuk berkoordinasi dan bergotong royong.

“Alhamdulillah setelah kita kumpul semua perusahaan, mereka bergotong royong untuk memperbaiki jalan itu,” katanya.

Bantuan yang diberikan berupa dukungan alat berat, material batu, hingga penanganan pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan. Bahkan, masyarakat turut terlibat dengan memberikan dukungan peralatan apabila masih diperlukan.

“Kalau kurang alat dari perusahaan, alat warga itu pun tanpa bayaran,” ujarnya.

Margawaty menambahkan, pola kolaborasi serupa juga dilakukan ketika pemerintah kecamatan membutuhkan bantuan untuk memperbaiki jalan poros yang berlubang. Menurutnya, kontribusi perusahaan sangat berarti bagi masyarakat, terutama ketika kondisi jalan membutuhkan penanganan segera.

Meski demikian, ia berharap dukungan tersebut terus diperkuat agar pembangunan tidak hanya bergantung pada satu sumber pendanaan.

Kecamatan Telen memiliki aktivitas ekonomi yang berkaitan erat dengan perkebunan dan pemanfaatan sumber daya alam. Karena itu, Margawaty menilai, hubungan yang baik antara perusahaan dan masyarakat perlu terus dijaga agar keberadaan investasi memberikan manfaat nyata bagi wilayah sekitar.

“Yang kita harapkan, perusahaan bisa terus membantu masyarakat. Kalau ada kebutuhan mendesak, kita komunikasikan bersama,” jelasnya.

Ia berharap, semangat gotong royong tersebut dapat menjadi modal untuk mempercepat perbaikan infrastruktur dan meningkatkan konektivitas antardesa di Kecamatan Telen. (ADV/Kutim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *