Ads
Ads

Jangan Asal Klik! Warga Bontang Diingatkan Waspadai Modus Aktivasi IKD Palsu

BONTANG — Tawaran aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui telepon atau WhatsApp perlu disikapi dengan hati-hati. Masyarakat Kota Bontang diingatkan agar tidak sembarangan mengeklik tautan maupun menyerahkan data pribadi kepada pihak yang mengaku sebagai petugas.

Peringatan ini penting seiring meningkatnya kebutuhan identitas digital untuk mendukung pelayanan publik, termasuk layanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) berbasis digital.

Kepala Disdukcapil Kota Bontang, Budiman melalui Kepala Bidang Pengelolaan Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, Muhammad Thamrin, mengimbau warga memastikan proses aktivasi IKD dilakukan melalui petugas resmi.

“Masyarakat harus berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan aktivasi IKD melalui tautan atau pesan yang tidak jelas sumbernya. Jika belum memahami prosedurnya, silakan berkonsultasi melalui saluran resmi Disdukcapil agar keamanan data kependudukan tetap terjaga,” tegas Thamrin.

Ia juga mengajak masyarakat lebih proaktif menyiapkan identitas digital sebelum diperlukan untuk mengakses layanan tertentu.

IKD merupakan identitas kependudukan dalam format digital yang dapat diakses melalui aplikasi pada telepon pintar. Dalam pengembangan Portal Perlinsos, identitas digital ini didorong sebagai bagian dari mekanisme Single Sign-On (SSO) untuk mendukung autentikasi pengguna.

Sistem digital tersebut juga berkaitan dengan upaya verifikasi identitas guna membantu menjaga keamanan akses layanan. Karena itu, perlindungan data pribadi perlu menjadi perhatian masyarakat ketika menggunakan layanan berbasis teknologi.

Disdukcapil Bontang mengingatkan warga agar tidak mudah mempercayai pesan dari nomor yang tidak dikenal, terutama jika menawarkan aktivasi IKD dengan meminta data sensitif atau mengarahkan penerima pesan ke tautan yang tidak jelas.

Masyarakat yang belum memahami prosedur aktivasi sebaiknya meminta penjelasan melalui saluran resmi. Warga juga perlu menghindari membagikan kode verifikasi dan informasi pribadi kepada pihak yang tidak berwenang.

Untuk memperoleh informasi terkait aktivasi IKD, masyarakat dapat menghubungi WhatsApp Disdukcapil Bontang di nomor 0822-5500-6266 pada jam pelayanan.

Selain memberikan edukasi, Disdukcapil Bontang turut memperluas pelayanan aktivasi melalui kerja sama dengan tim kecamatan, termasuk bagi masyarakat yang dipersiapkan menjadi agen Perlinsos.

Melalui sosialisasi tersebut, warga diharapkan memahami bahwa menyiapkan identitas digital harus berjalan beriringan dengan menjaga keamanan data.

Aktivasi IKD sejak dini dapat membantu masyarakat mempersiapkan kebutuhan administrasi digital. Namun, prosesnya tetap harus dilakukan melalui jalur resmi agar terhindar dari potensi penyalahgunaan identitas. (ADV/Bontang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *