Bontang – Setetes darah menjadi simbol harapan, ketika kepedulian menjelma aksi nyata di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Bontang bersama PT Kaltim Nitrate Indonesia dan Palang Merah Indonesia Kota Bontang menggelar kegiatan donor darah dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Dunia, Senin (20/4/2026), di Gedung Auditorium Taman 3D Wali Kota, Jalan Awang Long.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, bersama perwakilan PT KNI Budi Santoso, Ketua PMI Kota Bontang Aji Erlynawati, jajaran Forkopimda, kepala OPD, komunitas, serta masyarakat pendonor. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran kesehatan sekaligus memperkuat solidaritas sosial di Kota Bontang.
Dalam sambutannya, Neni Moerniaeni menegaskan pentingnya dukungan fasilitas kesehatan untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat. Ia mengapresiasi kontribusi PT KNI yang menyerahkan bantuan mobil unit donor darah kepada PMI sebagai langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan.
“Bantuan mobil donor darah dari PT Kaltim Nitrate Indonesia ini sangat strategis dalam mendukung layanan kesehatan, sekaligus menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi bagian penting dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),” ujar Neni Moerniaeni.
Sementara itu, Budi Santoso menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesehatan Dunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat dan kepedulian sosial. Ia menekankan bahwa donor darah bukan hanya tindakan medis, tetapi juga bentuk empati yang mampu menyelamatkan banyak nyawa.
“Kegiatan ini mengusung semangat ‘The Heart of Giving’ dan ‘KNI Care – Solidarity for Life’ sebagai ajakan untuk menjadikan donor darah bagian dari gaya hidup masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, Aji Erlynawati mengungkapkan bahwa kebutuhan darah di Kota Bontang terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data PMI, pada tahun 2025 tercatat sekitar 4.560 pendonor darah aktif. Ia berharap dengan adanya tambahan mobil unit donor darah, layanan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk di wilayah yang selama ini sulit diakses.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada para pendonor yang telah mendonorkan darahnya lebih dari 100 kali, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi kemanusiaan mereka. Selain itu, dilakukan penyerahan secara simbolis serta peninjauan langsung mobil unit donor darah dari PT KNI kepada PMI Kota Bontang.
Momentum ini menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat sistem kesehatan daerah. Dengan semangat kebersamaan, aksi donor darah tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga gerakan berkelanjutan untuk menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


