BONTANG — Urusan administrasi kependudukan kini semakin mudah diakses masyarakat Kota Bontang. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bontang terus melakukan berbagai inovasi untuk memangkas antrean sekaligus mendekatkan pelayanan kepada warga.
Kepala Disdukcapil Kota Bontang Budiman melalui Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, Muhammad Thamrin, mengatakan peningkatan kualitas pelayanan menjadi salah satu fokus utama Disdukcapil.
Salah satu inovasi yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat ialah layanan pengajuan dokumen kependudukan secara daring melalui aplikasi Pondok Pasilan yang telah diluncurkan sejak April 2026.
“Dulunya masyarakat harus datang ke kantor, kemudian antre. Sekarang dengan adanya layanan online Pondok Pasilan, masyarakat sudah bisa mengakses pelayanan kami dari mana saja, dari rumah maupun dari kantor,” ujar Thamrin.
Menurutnya, layanan tersebut sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu, khususnya warga yang bekerja dan tidak sempat datang langsung ke kantor Disdukcapil.
Bahkan, proses pelayanan tidak berhenti pada pengajuan. Setelah dokumen selesai diproses, dokumen dapat dikirimkan kepada masyarakat melalui email.
“Ini salah satu upaya kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan Dukcapil,” katanya.
Tak hanya layanan digital, Disdukcapil Bontang juga menghadirkan Dukcapil Peduli, khusus untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses layanan administrasi kependudukan.
Program tersebut menyasar kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas, lanjut usia, ibu hamil hingga warga yang sedang sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Melalui program ini, petugas Disdukcapil datang langsung ke lokasi warga. Pelayanan perekaman KTP-el bahkan dapat dilakukan di tempat.
Thamrin menjelaskan, warga yang membutuhkan pelayanan cukup berkoordinasi melalui RT untuk diteruskan ke kelurahan atau kecamatan.
“Kalau ada warga yang sedang sakit dan ingin mengakses layanan kesehatan tetapi belum memiliki KTP, kami mendapatkan laporan seperti itu dan langsung datang ke lokasi. Kami membawa alat perekaman dan melakukan perekaman di tempat,” jelasnya.
Kemudahan ini dinilai penting karena dokumen kependudukan menjadi salah satu syarat masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik, termasuk jaminan kesehatan.
Dengan berbagai inovasi tersebut, Disdukcapil Bontang berupaya memastikan pelayanan administrasi kependudukan tidak hanya cepat, tetapi juga semakin mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat.
Pelayanan pun diarahkan agar warga tidak lagi harus bolak-balik ke kantor untuk mengurus dokumen kependudukan.
“Tujuannya bagaimana kita mendekatkan pelayanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Thamrin. (ADV).


