Bontang – Di balik sirine dan seragam, tersimpan dedikasi tanpa henti untuk menjaga keselamatan negeri. Semangat itu tercermin dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-107 Pemadam Kebakaran, HUT ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja, dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat yang digelar khidmat di Kota Bontang.
Upacara berlangsung pada Rabu pagi (22/4/2026) di halaman Kantor DPMPTSP Bontang, dipimpin oleh Wakil Wali Kota Agus Haris yang bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Wali Kota Neni Moerniaeni. Kegiatan ini diikuti peserta gabungan dari berbagai unsur, termasuk perangkat daerah, Forkopimda, instansi vertikal, hingga komunitas Masyarakat Peduli Api/Manggala Agni.
Turut hadir Pj Sekretaris Daerah Akhmad Suharto, jajaran asisten dan staf ahli, camat dan lurah, serta perwakilan perusahaan. Peringatan tahun ini mengusung tema “Mengabdi untuk Keselamatan Negeri, Trantibumlinmas Tangguh untuk Pembangunan Berkelanjutan”, yang menegaskan pentingnya peran tiga institusi tersebut dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam amanat Wali Kota yang dibacakan Agus Haris, disampaikan bahwa peringatan ini menjadi momentum penting untuk refleksi sekaligus evaluasi kinerja. Ia menekankan bahwa peran Pemadam Kebakaran, Satpol PP, dan Satlinmas sangat strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat di tengah dinamika perkotaan.
“Penurunan angka kebakaran hingga lima puluh persen ini adalah bukti nyata kerja keras dan sinergi kita semua. Namun, saya mengingatkan agar kewaspadaan di wilayah rawan seperti Berbas Pantai, Bontang Kuala, dan Loktuan tetap ditingkatkan melalui respons cepat,” ujar Agus Haris.
Data menunjukkan adanya penurunan signifikan jumlah kejadian kebakaran di Bontang, dari 112 kasus pada tahun 2024 menjadi 56 kasus di tahun 2025. Capaian ini menjadi indikator keberhasilan koordinasi lintas sektor serta peningkatan kesiapsiagaan petugas di lapangan.
Selain upacara, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan Piagam Penghargaan dari Gubernur Kalimantan Timur atas prestasi Kota Bontang yang berhasil meraih posisi tiga besar nasional dalam pelaporan data kebakaran tercepat tahun 2025. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas profesionalisme dan respons cepat aparat di daerah.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk melepas kontingen yang akan mengikuti ajang National Firefighter Skills Competition (NFSC) di Palembang. Keikutsertaan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan keterampilan petugas pemadam kebakaran dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
Menutup amanatnya, Agus Haris mengajak seluruh elemen yang terlibat untuk terus menjaga semangat pengabdian dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Jadikan semangat pengabdian ini sebagai energi untuk membangun Bontang yang lebih aman. Saya berharap Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas semakin profesional, solid, dan selalu dicintai oleh masyarakat dalam menjaga ketertiban umum,” pungkasnya.
Peringatan ini menjadi pengingat bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat.


