Sangatta – Oktober menjadi bulan sibuk bagi aparat ketertiban di Kutai Timur. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutim H. Fata Hidayat mengatakan pihaknya bersiap menghadapi dua agenda besar daerah, termasuk rangkaian Erau dan peringatan Hari Ulang Tahun Kutai Timur.
Pernyataan itu disampaikan Fata dalam wawancara Selasa (15/9/2026). Selain menjalankan patroli dan penertiban rutin, Satpol PP mendapat tugas mengamankan berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Kutai Timur. Kebutuhan personel diperkirakan meningkat ketika memasuki Oktober karena sejumlah kegiatan besar berlangsung dalam periode berdekatan.
“Yang kedua terkait pengamanan acara event-event yang ada di Kutai Timur, apalagi nanti memasuki bulan Oktober itu ada dua event besar,” kata Fata.
Salah satu kegiatan yang dipersiapkan adalah rangkaian Erau. Informasi penyelenggaraan yang berkembang pada September menyebut agenda Erau di Kutai Timur dipersiapkan bertepatan dengan rangkaian HUT ke-27 Kutim pada Oktober 2026.
Agenda budaya tersebut juga menjadi momentum baru bagi daerah. Persiapan Erau melibatkan sejumlah perangkat daerah dan unsur terkait karena rangkaiannya mencakup kegiatan adat, seni, budaya hingga aktivitas masyarakat. Sumber lain menyebut pelaksanaan Erau Jejak Tanah direncanakan pada 10-13 Oktober 2026.
“Bagi kami ramainya agenda daerah berarti kebutuhan pengamanan harus disesuaikan dengan titik kegiatan, pergerakan masyarakat dan fasilitas pemerintah. Personel juga tetap memiliki tanggung jawab lain, mulai dari patroli ketertiban hingga penjagaan sejumlah objek pemerintahan,” tuturnya.
Pembagian personel karena itu menjadi bagian penting dalam persiapan. Satpol PP memiliki anggota yang ditempatkan di kecamatan serta personel yang menjalankan tugas dari markas komando di kawasan kabupaten. Kekuatan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengamanan kegiatan.
Pengamanan event tidak hanya diarahkan untuk menjaga lokasi utama. Ketertiban masyarakat di sekitar kawasan kegiatan juga menjadi perhatian agar penyelenggaraan agenda daerah tidak terganggu persoalan yang sebenarnya dapat dicegah sejak awal.
Dengan sejumlah kegiatan besar berlangsung pada Oktober 2026, Satpol PP Kutim menempatkan kesiapan pengamanan sebagai bagian penting dari tugasnya. Harapannya, agenda budaya dan perayaan hari jadi daerah dapat berlangsung tertib sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun tamu yang datang. (ADV/Kutim).


