Ads
Ads

Satpol PP Pantau Gepeng dan Pengamen di Lampu Merah

Sangatta – Seperti bermain dengan waktu, pengamen dan gelandangan disebut kerap muncul ketika petugas telah meninggalkan titik pengawasan. Fenomena itu membuat Satpol PP Kutai Timur mulai memetakan pola kemunculan mereka di persimpangan dan lampu lalu lintas.

Kepala Satpol PP Kutim H. Fata Hidayat pada Selasa (15/9/2026) kemaren mengatakan pengamanan selama hari kerja telah menunjukkan hasil. Keberadaan pengamen maupun gelandangan di sejumlah titik disebut jauh berkurang ketika personel melakukan pengawasan.

“Alhamdulillah selama ini sudah kami lakukan pengamanan itu. Sudah terlihat tidak ada,” kata Fata.

Persoalannya, menurut Fata, mereka terkadang kembali muncul setelah anggota Satpol PP kembali ke kantor. Pola serupa juga terlihat pada hari libur, terutama menjelang sore hingga waktu Magrib ketika intensitas pengawasan rutin mulai berkurang.

“Terkadang pada saat-saat anggota sudah balik kantor dan di hari libur mereka bermunculan. Itu biasanya mau Magrib dan hari-hari libur,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat Satpol PP tidak hanya mengandalkan patroli pada jam kerja. Fata mengatakan pihaknya masih memantau pola pergerakan untuk mengetahui lokasi keberadaan serta waktu kemunculan kelompok tersebut.

Satpol PP juga mencermati kemungkinan adanya pola tertentu karena kemunculan mereka disebut dapat berlangsung hampir bersamaan. Namun, Fata belum menyimpulkan apakah aktivitas tersebut terorganisasi. Pihaknya memilih mengumpulkan informasi terlebih dahulu sebelum menentukan pola pengawasan yang lebih tepat.

“Kami juga bingung mereka ini ada terorganisir atau bagaimana. Karena pada saat munculnya serentak. Kami sengaja masih memantau,” katanya.

Hasil pemetaan nantinya dapat digunakan untuk menyesuaikan waktu penugasan personel. Jika kemunculan lebih banyak terjadi pada sore atau hari libur, jadwal pengawasan dapat diarahkan pada periode yang dinilai paling membutuhkan kehadiran petugas.

Langkah tersebut juga penting agar penanganan tidak hanya memindahkan persoalan dari satu jam ke jam lainnya. Pengawasan yang tepat waktu diharapkan membuat ruang publik, khususnya persimpangan jalan dan lampu lalu lintas, tetap tertib tanpa mengganggu pengguna jalan.

Satpol PP Kutim kini melanjutkan pemantauan sebelum menentukan pola operasi berikutnya. Penyesuaian jam patroli menjadi salah satu opsi agar pengawasan dapat menjangkau waktu ketika pengamen dan gepeng paling sering muncul. (ADV/Kutim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *